Gunung Merapi( Puncak bukan-lah akhir dari cerita)

16 09 2014

Yogyakarta, 27 Agustus 2014, Kali ini saya dan adik-adik Diksar XIV saya berangkat menuju untuk kedua kalinya ke basecamp New Selo untuk mendaki gunung merapi. Gunung merapi adalah gunung yang paling teraktif di dunia saat ini dan beberapa tahun terakhir sering terjadi letusan-letusan besar maupun kecil. Diperjalan kali ini saya beranggotan 4 orang yang saya namakan (TIM SUPER),heheh..anggota tim-nya adalah Ian(yang selalu diam dan kalau ditanya sering gak dong), Ana(cewek tangguh dalam pendakian ini), teman-nya ian saya lupa namanya,hehe dan yang terakhir adalah saya sendiri eng-ing-eng(Bachrul), seperti super hero saja ya…

Dari Base Camp Makupella kami berangkat tepat pukul 11.00 wib menuju magelang dan saya menggunakan jalur alternative muntilan untuk menuju base camp new selo dan tiba pukul 13.00 wib ya lumayan lama sih nyampe nya maklum saya lupa-lupa ingat menuju jalan kesana nya soalnya tahun kemarin terakhir saya menuju kesana apalagi waktu ke Base Camp New selo nya waktu malam hari.

"Basecamp New Selo"

“Basecamp New Selo”

Setiba di base camp pendakian kami langsung melakukan regestrasi pendakian dan mengganti pakaian, setelah beres-beres kami melakukan briefing dan berdoa dan tepat pukul 13.30 wib kami melakukan pendakian, setelah berjalan kira-kira 15 menit kami serasa berada di hollywood, ternyata hollywood nya indonesia, hehehe… dengan bacaan NEW SELO yang sangat besar dan gagah…

Kemudian kami melanjutkan pendakian lagi dan melewati perkebunan warga dengan medan tanah berdebu dan tiba di pintu Taman Nasional pukul 14.20 wib, setelah melewati pintu kami melewati pepohonan besar dan satwa-satwa liar seperti monyet, jalak dan burung-burung jenis lainnya. Memang taman nasional gunung merapi masih terjaga keindahaanya hal ini lah yang perlu di pertahankan agar bumi beserta isinya dapat terjaga kealamiannya. Setelah melewati hutan kami tiba di pos 1 pada pukul 15.34 wib kami istirahat sejenak merasakan indahnya ciptaan tuhan dan dihari itu langit pun sangat cerah sehingga dari kejauhan kami dapat melihat puncak merapi yang begitu gagah berdiri dari kejauhan kami langsung mengabadikan moment-moment tersebut tak kami lewatkan satu pun, rasa semangat seolah-olah membuat kami ingin cepat sampai ke pos selanjutnya walaupun jarak yang kami tempuh masih kira-kira masih 1 jam perjalanan lagi.

"View dari Merapi"

“View dari Merapi”

Medan yang kami lewati dari pos1 menuju pos2 tanah berbatu dan kami tiba di pos 2 pukul 17.15 wib dikarenakan waktu sudah menjelang senja lalu kami putuskan untuk mendirikan tenda di pos 2. Setelah mendrikan tenda kami langsung bergegas masak sambil merasakan view sunset dari pos 2 merapi melihat dari ke jauhan gunung kembar sindoro sumbing, canda tawa pun kami lepas kan disitu sambil mengabadikan moment tersebut.  Read the rest of this entry »





Pengabdian “KU” di kaki Gn. Merbabu

20 06 2014

Kata “GUNUNG” sangat identik dengan kegiatan UKM Makupella, namun bukan berarti hanya berkegiatan dalam hal pendakian gunung saja. Salah satu kegiatan yang berhubungan dengan gunung adalah Wajib Gunung. Kegiatan wajib gunung adalah kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh anggota muda Makupella.

Foto bersama sebelum pendakian

Foto bersama sebelum pendakian

Adapun tujuan dari kegiatan wajib gunung adalah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat serta belajar memanajeman kegiatan di alam bebas terutama pendakian gunung. Manajeman kegiatan yang baik akan mengurangi resiko buruk dalam berkegiatan.

Membersihkan mushalla di kaki gn. merbabu

Membersihkan mushalla di kaki gn. merbabu

Hanya pendakian gunung????

Jawabannya “tidak” ,selain belajar manajeman kegiatan, tujuan utama dari Wajib Gunung adalah melaksanakan pengabdian pada masyarakat. Mengapa harus pengabdian pada masyarakat?? Karena pada hakekatnya pengabdian pada masyarakat merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melatih kita untuk berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat, karena pada akhirnya kita akan kembali ke masyarakat menjadi bagian dalam lingkungan masyarakat. Read the rest of this entry »





Peringatan Hari Bumi(Tergerak untuk lebih menyayangi bumi)

26 05 2014

1111111111

Peringatan Hari Bumi 22 April 2014
“Berawal Dari Diri Sendiri Untuk Kebaikan Bersama”
Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April secara Internasional. Bukan hanya di Indonesia saja, tetapi semua negara di dunia juga memperingati hari Bumi. Hari bumi diperingati menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan tahun 1970. Tidak kurang dari 1500 perguruan tinggi dan 10.000 sekolah berpartisipasi dalam unjuk rasa di New York, Washington dan San Fransisco. Majalah TIME memperkirakan bahwa sekitar 20 juta orang turun ke jalan pada 22 April 1970. (beritalingkungan.com).

Ada banyak kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari bumi, aksi bersih gunung, pembuatan biopori, ataupun sosialisasi dan penanaman pohon sebagai wujud bentuk kepedulian pada bumi yang semakin menua dan rusak.

makupella

Mahasiswa Kulit Peduli Alam (MAKUPELLA) merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang eksis di bidang konservasi dan kepencintaalaman pada Hari bumi melaksanakan kegiatan bersih – bersih sudut belakang kampus dan pemasangan marka – marka yang berisi ajakan untuk selalu peduli terhadap lingkungan baik itu di lingkungan kampus maupun luar kampus. Harapan yang ingin dicapai adalah meningkatnya kesadaran kita tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Hal yang penting untuk kita pahami bersama adalah segala bentuk kegiatan peringatan Hari Bumi 22 April tidak semata hanya dilaksanakan pada tanggal itu saja, tanggal tersebut hanya momentum untuk memberikan kita peringatan dan juga momentum untuk mengajak prihatin dengan keadaan bumi, namun aplikasi bentuk penyelamatan bumi harus kita lakukan setiap hari dari mulai pola menjaga kebersihan, pola kesadaran membuang sampah pada tempatnya dan pengelolaan sampah sesuai porsinya.
Hanya perlu langkah awal dan niat untuk menjaga bumi dan alam agar tetap indah dan asri. Selamat Hari bumi Sedunia…….
“Mendiamkan kesalahan adalah kejahatan”

 





Pendakian Massal, Hal baru yang tak terlupakan…

15 04 2014

Sesekali kutengok kebelakang seakan enggan meninggalkan gunung itu kawan.gunung yang terlihat kokoh mendampingi sang merapi yang tertidur.ya , gunung merbabu kawan tentunya. Aku teringat ketika kemarin kamis teman teman sibuk menyiapkan alat alat.mungkin dalam benak mereka juga tidak sabar untuk menunggu hari esok.karena hari esok hari jumat,dupuluh enam anggota MAKUPELLA akan melakukan pendakian masal.

Merapi dari puncak Merbabu

Merapi dari puncak Merbabu

Mentari di ufuk barat mulai meredup,tak terasa BC makupella sudah penuh sesak dengan jiwa jiwa petualang muda.ketika mentari benar benar terlelap,dua puluh enam orang pun berangkat menggunakan truk,tapi hanya aku dan hendras saja yang menggunakan motor.jam menunjukan pukul Sembilan malam,akhirnya rombongan tiba di polsek dan akan dilanjutkan berjalan kaki menuju BC pendakian .jaraknya cukup jauh,lumayan menguras tenaga juga.satu persatu rombongan tiba,mereka langsung bergegas istirahat untuk menyiapkan tenaga agar fit saat esok pagi.oh,, ya kawan,kebetulan kita bertemu dengan dua senior kita yang memang mereka berencana ingin mendaki juga lewat selo.

Pagi itu aku terbangunkan oleh suara suara hiruk pikuk teman teman yang telah bangun duluan.hari ini mentari sangat terik dan cuaca seakan menyambut kita.tak lama kulihat teman teman menggenggam sendok besi dan siap menyantap sarapan di pagi ini yang memang telah dipesan.perut kenyang,badan bugar,saatnya meregangkan otot dan persendian.sekitar sepuluh menit kami berlenggak lenggok di depan BC untuk melakukan pemanasan.sekarang semua telah siap,kepala kami tundukan kebawah,tangan tangan kecil di depan dada.kami memohon kepada tuhan agar slalu menyertai setiap langkah kami.rombongan mulai bergerak,satu persatu rombongan mulai meninggalkan BC pendakian.aku,hendras dan bahrul berjalan di belakang walaupun masih ada tiga orang lagi yang berjalan dibelakang kami.

Sunrise merbabu

Sunrise merbabu

Hari ini kita tidak diburu oleh waktu,target kita hari ini adalah sabana dua.sabana yang luas,hijau dan indah.perjalanan sebenarnya tidak ada kendala yang berarti.hanya mendekati sabana satu beberapa orang mulai tepar,benar saja jalurnya memang rock n roll dengan tanjakan tanjakan terjal yang licin.akupun juga ngos-ngosan juga.dengan membawa dua carier karena salah satu anggota mengalami masalah.lumayan untuk pemanasanlah,hehehe,,,
Hampir seluruh rombongan telah berada di sabana satu.sesekali ku tatap wajah wajah lelah itu.akhirnya kita sepakat akan ngecamp di sabana satu ini.satu persatu tenda dhome mulai berdiri,asap asap kompor mulai

Makan Bareng di Sabana

Makan Bareng di Sabana

membumbung,aroma aroma sedap mulai tercium.aku sungguh amat rindu dengan suasana seperti ini.mentari seakan bersembunyi dibalik jeruji kabut kabut,tak terasapun petang telah menjemput.api unggun mulai menyala redup redup,suara suara music,canda tawa,sendau gurau mulai sayup sayup terdengar,malam ini kami kami memang sungguh dekat dengan alam.
Pagi masih begitu muda dan kabut masih begitu tebal namun terdengar suara mbak lia yang membangunkan kami satu persatu.pagi yang sunyi sekejap berubah,hiruk pikuk suara mulai mewarnai pagi ini.para jiwa jiwa muda angkatan 14 sudah tak sabar ingin merasakan puncak pertamanya.jalan jalan setapak kini dipenuhi dengan cahaya headlamp,mereka sudah mulai bergegas untuk muncak.sesekali ku tengok kebelakang terlihat seperti gerombolan kunang kunang.

Foto Bareng Diksar XIV

Foto Bareng Diksar XIV

Pagi mulai menyingsing,sang fajar mulai merangkak naik,muka muka mereka kini mulai terlihat.pagi itu dihiasi pose pose narsis mereka,memang cukup menggelikan tapi aku senang melihat adek adeku seperti itu.mungkin itulah kawan cara mereka untuk menikmati alam.satu persatu kaki kaki kecil mulai menapaki puncak triangulasi.wajah wajah ceria,puas,bangga dan lelah bercampur.sambil menunggu mereka menjelajah,aku cukup menunggu barang barang yang mereka tinggalkan di triangulasi.lensa lensa kamera mulai berkedip mengabadikan momen momen langka bagi mereka.

Puncak Kenteng Songo

Puncak Kenteng Songo

Kabut kabut mulai menyusul kita ke puncak,memang seakan hendak mengusir kita.memang sudah saatnya untuk meninggalkan tempat ini dan kembali ke sabana satu.kompor kompor kembali menyala,nesting mulai di tumpangkan ,butiran beras mulai dimasak.lauk pauk juga mulai di olah.setelah makan untuk mengisi tenaga,kita mulai packing.dhome satu persatu mulai terlipat rapi pertanda tak lama lagi kita akan beranjak pergi.tetesan hujan dan gelegaran suara dari langit mengiringi langkah langkah kami.setibanya di BC pendakian kita rebahkan sedikit tubuh ini sambil berMCK.

Foto bareng di jalur pendakian selo

Foto bareng di jalur pendakian selo

menjelang petang,kita usdah mulai jalan menusuri jalanan kampong menuju truck yang menunggu kami di bawah.SELAMAT TINGGAL MERBABU…

Created :Arief Kurniawan





Lagi dan lagi Caving, menuruni indahnya Goa Cokro

4 03 2014

            Sore itu, setelah packing alat dan breefing selesai kami melakukan perjalanan menuju Goa Cokro. Kegiatan ini merupakan Pendidikan Lanjut Divisi Caving dari Anggota Muda Makupella yaitu Anjani. Perjalanan menuju Goa Cokro lumayan jauh dan beberapa kali rombongan kami berhenti untuk sekedar bertanya ke warga arah menuju Goa Cokro. Tim yang beranggotakan : Om Wisnu, Ipil, Mamalia,Bunda Anjani, Susi “congok”, Bos Aneri, Aeni “ngak-ngek” dan Ana “genter” akhirnya tiba di pendopo desa Belimbing setelah perjalanan kurang lebih 3 jam. Pendopo ini biasa digunakan untuk bermalam sebelum melakukan kegiatan di goa cokro.

           Pagi harinya sebagian dari tim mengirimkan surat ijin kepada kepala dukuh Belimbing dan menemui pengelola dari Gua Cokro untuk meminta ijin dan kunci gembok gua.

Anjani, Melalukan Rigging di gua cokro

Anjani, Melalukan Rigging di gua cokro

Pada saat itu kami mendapat beberapa wejangan dari pengelola, bahwa untuk anggota cewe yang sedang berhalangan tidak diperkenankan untuk turun, serta selalu menjaga etika saat berada dalam gua. Hal ini kami maklumi sebagai kearifan lokal dari daerah sini yang harus dihormati. Wal hasil setelah breefing, diputuskan bahwa yang turun ke gua cokro hanya 4 orang saja yaitu : Anjani ( sebagai riging man dan cleaner). Om Wisnu ( secound Man), congok dan mamalia. Dan anggota lain menunggu di mulut goa.

Goa Cokro merupakan goa yang letaknya ada di Kecamatan Pojong Kabupaten Gunung Kidul gua ini merupakan perpaduan antara goa vertikal dan horisontal. Read the rest of this entry »





Makupella Peduli Bencana

13 02 2014

Bencana yang terjadi di negeri ini sepertinya memang datang bertubi-tubi, seusai banjir yang merendam ibu kota, dari awal Januari ini melumpuhkan aktivitas warga ibu kota, belum lagi bencana yang melanda di Manado, Kudus, Jombang dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia terjadi secara berurutan. Gunung Sinabung di Sumatra Utara juga sedang mengalami erupsi yang memaksa ribuan korban bencana tinggal di barak-barak pengungsian. Hal ini menjadi duka indonesia pada awal tahun 2014.

Banjir Bandang

Banjir Bandang

Memang bencana datang tidak bisa ditebak, bisa datang kapan saja. Hari ini, esok, atau pun lusa. Tidak ada yg bisa menebak kapan hal itu terjadi, tidak ada satu orang pun yang menginginkan hal ini terjadi. Tetapi hal itu terjadi kepada keluarga kita di lain tempat, hati pun mulai tergerak, dengan hati yang ikhlas dan kemampuan yang ada kami melakukan tindakan yang kecil untuk membantu keluarga kita yang terkena musibah

Berbekal breefing yang dilakukan pada sabtu, 25 Januari menjadi langkah awal kita anggota Mahasiswa Kulit Peduli Alam untuk melakukan kegiatan sosial berupa penggalangan dana yang berlokasi di perempatan jalan Parangtritis dan kampus ATK Yogyakarta. Read the rest of this entry »





Pendidikan Lanjut Divisi Caving Diksar XIII

10 02 2014

Awal Februari masih dalam suasana UAS, Makupella melaksanakan pendidikan lanjut divisi caving diksar XIII. Tepatnya pada tanggal 31 Januari sampai 1 Februari 2014 berlokasi di Goa Branjang dan Goa Kayu Ayu Parangendog. Pendidikan lanjut ini merupakan rangkaian pendidikan yang harus di tempuh oleh anggota Makupella dengan tujuan mendidik anggota Makupella melalui pembekalan ilmu pengetahuan dan materi teknis berkaitan dengan penelusuran gua atau caving, sehingga anggota yang bersangkutan dapat berkegiatan caving secara mandiri dan dapat mengembangkannya. Mulai dari teknik penelusuran (rigging, anchoring, cleaning), bahaya dan etika penelusuran. Seluruh kegiatan dilakukan selama 2 hari dan tim menggunakan pendopo parangndog sebagai base camp kegiatan. Sehari sebelum pemberangkatan tim mempersiapkan alat – alat yang akan di bawa termasuk alat – alat pinjaman dari OPA yang ada di jogja. Check list alat wajib dilaksanakan dalam setiap berkegiatan untuk memudahkan pengawasan dan pemeliharaan alat.

Stalakmit

Stalakmit

Fajar menyingsing menyambut datangnya pagi, tak lama kemudian pancaran Nur yang cerah diiringi dengan nyanyian merdu burung menemani perjalanan tim membelah dinginnya pagi menyusuri jalan Parangtritis menuju Parangendog. Sesampainya di pendopo Parangendog tim langsung mendirikan doome untuk menyimpan barang- barang, serta menyiapka peralatan yang akan digunakan. Tim dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok 1 yang terdiri dari Beck (haina), Hendras (zombie) dan Wawan (lala) caving di gua Branjang sedangkan kelompok 2 yang terdiri dari Lilis (geulis), Aneri (bos), Pipit (tante), dan Ziaul (cici) caving di gua Kayu Ayu.
Sambil menunggu persiapan alat, pendamping lapangan malaksanakan breafing dan cek lokasi. Diawali dari gua Branjang yang ternyata sedang digunakan teman – teman Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 5,675 other followers