Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing

26 06 2009

1492
Sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba climbingmemanjat tebing Mont Aiguille (2097 m), di kawasan Vercors Massif. Tak jelas benar tujuan mereka, tetapi yang jelas, sampai beberapa dekade kemudian, orang-orang yang naik turun tebing-tebing batu di Pegunungan Alpen adalah para pemburu chamois, sejenis kambing gunung. Jadi mereka memanjat karena dipaksa oleh mata pencaharian, kurang lebih mirip para pengunduh sarang burung walet gua di tebing-tebing Kalimantan Timur atau Karang Bolong, Jawa Tengah.

———————————————————————————————————-
1623
Yan Carstensz adalah orang Eropa pertama yang melihat “….. pegunungan yang sangat tinggi, di beberapa tempat tertutup salju !” di pedalaman Irian. Salju itu sangat dekat ke khatulistiwa. Laporannya tak dipercaya di Eropa, padahal belum lama berselang diberitakan ada juga salju di Pegunungan Andes dekat khatulistiwa. Read the rest of this entry »





Lumba-Lumba Amazon

22 06 2009

Oleh MARK JENKINS

Foto oleh KEVIN SCHAFER

87Kawanan lumba-lumba berenang di antara pepohonan. Dengan meliuk-liukkan tubuh, binatang-binatang itu meluncur di antara cabang pohon, lalu menggelung seperti ular mengitari batang pohon yang bergalur. Tatkala ikan berwarna hijau menyala melesat di antara dedaunan, lumba-lumba yang warnanya merah dadu seperti permen karet itu pun menyergapnya bermodalkan moncong panjang yang penuh gigi.Ini bukanlah alam mimpi warna-warni dari novel Gabriel García Márquez; inilah musim hujan di bagian hulu Sungai Amazon, di hilir kota Iquitos, Peru. Sungai tersebut meluap menggenangi hutan hujan, sehingga lumba-lumba air tawar tergoda untuk berburu ke dalam rimba.
Read the rest of this entry »





PENGEMBARAAN ORAD SUNGAI PEKALEN PROBOLINGGO

11 06 2009

Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas keagungan, rahmat dan kehendaknya kami peserta pengembaraan ORAD diklatsar VIII dengan segala kemuliaannya dapat melaksanakan pengembaraan di Sungai Pekalen Probolinggo, 29 – 1 Juni lalu.

Diawali dengan sosialisasi mengenai jenjang pendidikan rafting 1pengembaraan dari pengurus, dengan beberapa penilaian utama yang harus dipenuhi semua peserta pengembaraan, yakni Eksplorasi, Skill, dan manajemen kegiatan. Terkait dengan eksplorasi yaitu memilih tempat pengembaraan yang benar – benar belum ada data2nya di Makupella guna menambah literature dan juga meningkatkan skill kepencintaalaman dan terutama sekali manajemen yang baik khususnya PRA akan membawa suatu kegiatan itu berjalan lancar. Read the rest of this entry »





PEMANJATAN ARTIFICIAL PENGEMBARAAN ANGGOTA MUDA DIVISI ROCK CLIMBING MAKUPELLA

11 06 2009

Pada tanggal 30-31 Mei 2009 5 telah dilaksanakan Pengembaraan Divisi Rock 1Climbing yang berlokasi di Tebing Lembah Kera, Malang, Jawa Timur. Adapun yang mengikuti Kegiatan Pengembaraan ini sebanyak 5 orang yang diketuai oleh La Ode Ramlan dan dibantu oleh Nurahmad Syaifudin (Nomad) sebagai Koordinator Lapangan. Sedangkan anggota tim yang lain adalah Siti Umi Maryam (Situm), Dahlia Febrina (Lia) dan Suiyatri Arif (Yatri).

Tim Pemanjat, dibagi menjadi 2 yaitu:

Hari pertama Sabtu, 30 Mei 2009 dilaksanakan oleh:

1)Ramlan (Leader)

2)Nomad (second man)

3) Lia (Cleaning)

Hari kedua Minggu, 31 Mei 2009 dilaksanakan oleh: Read the rest of this entry »





Naik-Naik Ke Puncak Gunung -Turun Kemampuan Otak

8 06 2009

aconcaguaSetiap tahun sekitar 5.000 pendaki menapaki pegunungan Himalaya. Ribuan lagi mendaki pegunungan Andes dan Alpen. Mencapai puncak-puncak gunung tertinggi di dunia memang sudah kadung jadi obsesi setiap pendaki gunung. Mereka menikmati detik-detik istimewa di puncak tertinggi yang kenangannya tak lekang seumur hidup. Namun kian hari kian jelas bahwa saat-saat terindah itu harus dibayar dengan kerusakan otak permanen sampai akhir hayat.

Neurolog Nicolás Fayed dari Spanyol dan timnya melaporkan telah menemukan kerusakan otak pada semua pendaki G. Everest (8.848 mdpl—meter di atas permukaan laut), Himalaya, dan pendaki G. Aconcagua (6.962 mdpl), dan G. Mount Blanc (4.810 mdpl), Tak peduli pendaki profesional maupun amatir (weekend warrior), otak mereka nyaris semuanya menunjukkan kerusakan setelah pendakian. Temuan Fayed dkk telah dipublikasikan di American Journal of Medicine edisi Februari 2006. Read the rest of this entry »





TEKNIK DASAR DI ALAM BEBAS

8 06 2009

PERSIAPAN PENDAKIAN

out-doorSetiap pendakian yang akan dilakukan, haruslah dipersiapkan matang-matang sebelum hari pendakian dilakukan. Telah banyak pendaki yang mengalami kesulitan didalam perjalanannya, bahkan seringkali kita mendengar di berbagai media massa tentang sekelompok pendaki yang kehilangan arah dan tewas saat ditemukan. Perlu diingat, mendaki gunung sangatlah berbahaya dan tidak diragukan lagi risikonya, baik bagi pendaki pemula maupun seorang yang berpengalamanpun. Sangatlah bijak jika pendaki mempertimbangkan dan memutuskan bahwa mendaki suatu gunung perlu dilakukan atau tidak (Kontributor : Hidayat).

Selanjutnya baca di sini.





Cara Cerdas Kurangi Kertas

3 06 2009

Untuk bersahabat dengan lingkungan, satu lagi yang perlu kita kurangi pemakaiannya: kertas : Produksi kertas membutuhkan banyak energi, air, dan tentu raja pohon!

paperlessTahukah Anda bahwa menghemat penggunaan kertas berarti juga menghemat air? Lantas, apa hubungannya? Ternyata untuk membuat selembar kertas fotokopi, setidaknya dibutuhkan air sebanyak 400 ml, alias setara dengan 2 gelas. Padahal kita semua tahu bahwa air saat ini merupakan komoditi yang termasuk langka dan harus dihemat sebisa mungkin. Tapi tidak hanya itu saja, menghemat pemakaian kertas berarti juga ikut menyelamatkan hutan-hutan di bumi ini yang semakin habis digunduli. Ini karena bahan baku kertas yang utama-mencapai 95 persen adalah kayu. Read the rest of this entry »